MetroSurabaya menyoroti kembalinya salah satu ikon SUV legendaris dunia pada September 2026 setelah Mitsubishi Motors resmi merilis All-New Pajero usai vakum secara global sejak 2021. Hadir sebagai flagship terbaru, generasi mana pun tetap mempertahankan kemampuan off-road yang tangguh namun dibalut teknologi modern serta kabin yang jauh lebih mewah. Kendati PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia sedang mempertimbangkan kehadirannya di Tanah Air, hingga 16 September 2026 belum ada rencana resmi untuk memasarkannya pada tahun fiskal berjalan.
Pertanyaan yang langsung muncul di Indonesia adalah apakah Pajero baru akan ikut dipasarkan di sini. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia menyatakan model tersebut sedang dipertimbangkan untuk melengkapi jajaran produknya. Namun hingga 16 September 2026, perusahaan belum memiliki rencana menghadirkan All-New Pajero pada tahun fiskal berjalan.
Pajero Kembali Setelah Lima Tahun
Pajero generasi baru melakukan debut global pada 2 September 2026. Mitsubishi menempatkannya sebagai cross-country SUV sekaligus model yang mewakili arah baru merek tersebut.
Nama Pajero sendiri memiliki sejarah panjang. Model pertamanya muncul pada 1982 dan berkembang melalui empat generasi. Mitsubishi mencatat total produksi lebih dari 3,29 juta unit serta pemasaran di lebih dari 170 negara dan wilayah. Pajero juga dikenal lewat kiprahnya di reli Dakar dengan 12 kemenangan.
Kebangkitan model tersebut bukan sekadar menghidupkan nama lama. Mitsubishi merancangnya sebagai flagship yang menggabungkan tiga karakter: kemampuan jelajah, kenyamanan, dan kualitas premium.
Dalam rilis Mitsubishi Motors, perusahaan menyebut Pajero baru akan diproduksi di Thailand. Pasar tersebut menjadi tujuan pertama, kemudian Jepang dan Australia menyusul pada tahun fiskal 2026.
Mulai tahun fiskal berikutnya, Mitsubishi berencana memperluas pemasaran ke sekitar 100 negara, termasuk berbagai pasar ASEAN, Amerika Latin, dan Timur Tengah.
Mesin Diesel 2,4 Liter Jadi Penggerak Utama
Mitsubishi mempertahankan pendekatan yang cukup tradisional untuk sebuah SUV off-road. All-New Pajero memakai mesin diesel 2,4 liter dengan variable geometry turbocharger.
Mesin tersebut menghasilkan torsi maksimum 480 Nm pada spesifikasi tertentu. Tenaganya disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan yang baru dikembangkan.
Pilihan diesel menunjukkan Mitsubishi masih melihat kebutuhan terhadap torsi besar dan karakter tenaga yang mudah dikontrol untuk penggunaan off-road. Model ini juga belum bergantung pada sistem elektrifikasi sebagai penggerak utamanya.
Struktur dasar menggunakan ladder frame yang dikembangkan dari Triton. Namun Mitsubishi melakukan pengembangan khusus pada kabin, suspensi depan, dan bagian belakang agar karakter Pajero berbeda dari pikap tersebut.
S-AWC dan Super Select 4WD-II Jadi Senjata Utama
Teknologi penggerak menjadi salah satu bagian penting Pajero generasi baru. Mitsubishi menggabungkan Super-All Wheel Control atau S-AWC dengan Super Select 4WD-II.
S-AWC mengatur akselerasi, pengereman, dan perilaku kendaraan ketika menikung. Sementara Super Select 4WD-II memberi pengemudi kemampuan menyesuaikan sistem penggerak dengan kebutuhan jalan maupun medan off-road.
Pendekatan ini berbeda dari banyak SUV modern yang lebih berorientasi pada penggunaan perkotaan. Pajero tetap dirancang untuk menghadapi permukaan buruk, tanjakan, jalan licin, hingga perjalanan jarak jauh.
Suspensinya juga dirancang agar roda tetap memiliki kontak optimal dengan permukaan ketika melewati medan tidak rata. Mitsubishi menyebut pengembangan tersebut sekaligus bertujuan mengurangi getaran saat digunakan di jalan beraspal.
Ukurannya Tetap Besar, tetapi Dibuat Mudah Dikendalikan
All-New Pajero memiliki panjang 4.920 mm, lebar 1.925 mm, dan tinggi 1.910 mm pada spesifikasi tertentu. Wheelbase mencapai 2.870 mm.
Ground clearance berada di angka 230 mm. Sudut approach tercatat 30,4 derajat, sedangkan departure angle mencapai 25,8 derajat.
Angka tersebut memperlihatkan fokus Mitsubishi terhadap kemampuan melewati medan berat. Namun dimensinya juga dirancang agar tetap dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Distribusi bobot depan-belakang mencapai 52:48. Kombinasi tersebut bekerja bersama ladder frame serta long-travel suspension untuk mempertahankan kestabilan kendaraan saat permukaan berubah.
Kabin Kini Jauh Lebih Premium
Perubahan besar tidak berhenti pada sektor teknis. Kabin Pajero terbaru mendapatkan dua layar besar berukuran hingga 14,3 inci yang menyatu dalam desain dashboard horizontal.
Mitsubishi juga menghidupkan kembali konsep triple meter Pajero lama dalam bentuk digital bernama Multi Meter. Sistem tersebut dapat menampilkan informasi seperti ketinggian, arah kompas, suhu, sudut pitch dan roll kendaraan, hingga status kontrol AYC.
Material soft-touch dan detail interior dibuat lebih premium. Sistem audio Dynamic Sound Yamaha Ultimate menggunakan 12 speaker serta dua amplifier.
Kabinnya tetap mengakomodasi tiga baris penumpang. Mitsubishi menyebut akses ke baris ketiga, tingkat kebisingan kabin, serta sistem pengaturan suhu ikut menjadi fokus pengembangan.
Pajero Baru Bukan Pajero Sport
Bagian ini penting bagi konsumen Indonesia. Pajero dan Pajero Sport adalah dua model berbeda meski namanya mirip.
Pajero Sport yang sekarang dijual di Indonesia tetap menjadi salah satu produk utama MMKSI. Model tersebut tidak langsung digantikan oleh All-New Pajero.
Melalui laporan detikOto, Mitsubishi Indonesia menyatakan Pajero Sport masih memiliki kepercayaan kuat dari pelanggan dan akan tetap dipertahankan sebagai salah satu model andalan.
All-New Pajero justru memiliki posisi lebih tinggi sebagai flagship global. Artinya, jika akhirnya masuk Indonesia, keduanya berpotensi berjalan berdampingan dengan target pengguna berbeda.
Indonesia Belum Masuk Jadwal Tahun Ini
Meski kawasan ASEAN masuk rencana ekspansi global, Indonesia belum mendapat kepastian waktu peluncuran.
MMKSI menyebut All-New Pajero memang menjadi salah satu model yang dipertimbangkan. Namun perusahaan secara spesifik mengatakan belum ada rencana membawanya ke Indonesia dalam tahun fiskal berjalan.
Kondisi tersebut berarti rumor mengenai harga, varian, maupun tanggal peluncuran Indonesia belum dapat dianggap sebagai informasi resmi.
Mitsubishi sendiri akan menjalankan peluncuran global secara bertahap. Thailand mendapat prioritas karena menjadi lokasi produksi, kemudian Jepang dan Australia, sebelum ekspansi yang lebih luas mulai tahun fiskal 2027.
Keluarga Pajero Juga Akan Diperluas
Menariknya, strategi Mitsubishi tidak berhenti pada SUV flagship tersebut. Perusahaan juga berencana memperluas keluarga Pajero dengan kendaraan berukuran lebih kecil.
Presiden dan COO Mitsubishi Motors Keisuke Kishiura mengatakan perusahaan akan menghadirkan SUV kompak dan SUV kecil yang posisinya berada di bawah Pajero utama.
Rencana tersebut menunjukkan Pajero kemungkinan berkembang menjadi keluarga produk, bukan hanya satu model.
Untuk pasar Indonesia, fokus jangka pendek tetap berada pada Pajero Sport dan jajaran Mitsubishi yang sudah tersedia. All-New Pajero menawarkan kombinasi yang menarik melalui diesel 2,4 liter, S-AWC, ladder frame, serta kabin premium. Namun sampai Mitsubishi mengumumkan jadwal resmi, konsumen Indonesia masih harus menunggu.
